Wat Wat Gawoh

Memancing di Taman Kota

Ilustrasi memancing (Foto: Dok/Google Images)

HOBI memancing mempunyai dampak baik yaitu melatih kesabaran seseorang. Namun memancingnya pun harus dilakukan di tempat umum dan bukan milik orang.

Na...kik ngawil dapini khumpok, aga kena bagol de (Nah...kalau memancing di kolam orang, bakal kena tonjok itu).



Tapi dua remaja di Singapura memancing di kolam taman kota. Walau itu kolam umum, tentu akan merusak aset pemerintah yang dibangun dari uang rakyat. Keduanya pun kini dicari otoritas setempat.

Dikutip dari Strait Times, aksi keduanya terekam kamera CCTV dan viral setelah ada media lokal yang mengunggahnya ke media sosial. Dalam aksinya itu seorang pemuda berkaus merah berdiri di dekat patung Merlion dan menarik seekor ikan kuning berukuran besar dari air.

Na layau niku, patut kik disepok plisi. Salah do ana, wat-wat gawoh (Nah kacau kalian berdua, wajar jika dicari polisi. Memang salah itu, ada-ada saja).

Temannya, yang memakai kaus abu-abu juga terlihat memegang pancingan dan tertawa terbahak-bahak saat ikan berhasil didapat.

"Kami telah mendapatkan identitas dua remaja yang memancing secara ilegal di Merlion Park," ujar Badan Utilitas Umum (PUB) Singapura, dikutip dari Strait Times, Minggu, 9 September 2018.

"Kami ingin masyarakat peduli dengan tindakan ini. Kami akan bekerja sama dengan sekolah dua remaja ini tentang peraturan memancing dan lokasi memancing yang diperbolehkan di sekitar Merlion," ujar pernyataan itu.

Sebelumnya PUB merilis pernyataan bahwa memancing tepat di dekat patung Merlion merupakan tindakan ilegal.

Mereka mengingatkan publik untuk memancing hanya di beberapa tempat yang telah ditentukan.

Meski demikian, warganet di media sosial malah mencemooh pernyataan PUB. Mereka beranggapan memancing bukanlah tindak kejahatan di mana dua remaja itu akan diidentifikasi.

Komentar