Wat Wat Gawoh

Medali Hilang Dicuri

Ilustrasi (Dok/Google Images)

PENCURI memang biasanya tidak peduli dengan apa yang akan diambilnya dari lokasi. Kalaupun ada barang yang dinilai pemiliknya berharga, akan dicurinya juga. Nay ya kidah, kik maling sa senangun mak dacok mileh-mileh api sai aga tiakuk (Iyalah, kalau mencuri itu memang tidak bisa milih-milih apa yang mau diambil).

Seperti medali emas yang paling bergengsi di dunia matematika telah dicuri dari seorang profesor Cambridge. Aksi pencurian itu hanya setengah jam setelah ia dianugerahi hadiah di Rio de Janeiro.



Seperti disitat dari Guardian, medali itu ditinggalkan dalam koper dengan ponsel dan dompetnya di meja. Tim keamanan acara kemudian menemukan koper di bawah bangku, tetapi medali itu hilang.

Payu kidah, seno senangun salah sekebak bakhang kidah. Mak mesitiko khang negpik, wat-wat gawoh (Itu memang salah pemilik barang. Tidak peduli tempat menaruh, ada-ada saja).

Penyelenggara menyesalkan pencurian itu dalam sebuah pernyataan. "Panitia penyelenggara Kongres Internasional Matematika sangat menyesalkan hilangnya koper matematikawan Cauchar Birkar, yang berisi medali Fields yang dia terima pada upacara pagi ini," kata panitia.

Kongres itu diadakan di Riocentro, pusat konvensi di ujung barat Rio, kota yang berkutat dengan tingkat kejahatan yang melonjak. Birkar lahir di Iran, pindah ke Inggris sebagai pengungsi dua dekade lalu. Medali Fields pertama kali diberikan pada 1936 dan sejak 1950 dihadiahkan setiap empat tahun kepada satu hingga empat matematikawan ulung di bawah 40 tahun.

Pencurian pada Rabu bukanlah masalah perdana yang dihadapi oleh acara tersebut. Pada Minggu malam, kebakaran terjadi di paviliun yang menjadi tuan rumah ketika lampu gantung di atasnya jatuh, menyebabkan tim matematikawan itu mengungsi semalaman.

Komentar