Mudik Dan Lebaran

Malam Ini Pemudik Gratis Sepeda Motor Bertolak ke Pelabuhan Tanjung Priok

Foto Ilustrasi. (Dok/ALP)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sekitar 718 orang pemudik dari 316 sepeda motor yang mengikuti program mudik gratis Ditjen Perhubungan Laut, Kementrian Perhubungan akan kembali ke Pulau Jawa, pada Kamis (22/6/2018).

Manager Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Selaku perusahaan penyebrangan yang mengoperasikan kapal Roro pemudik, mengatakan, pada arus balik para peserta mudik gratis akan berangkat dari Pelabuhan Panjang menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis sekitar pukul 19.00 WIB, dan diprediksi akan tiba di Tanjung Priok pada Jumat pagi (23/6/2018) sekitar pukul 05.00 wib.



"Jadi dari kuota 500 kendaraan motor, yang mendaftar 316, dan arus balik maupun mudik sama saja, karena peserta daftarnya PP," ujarnya kepada Lampost.co, Kamis (21/6/2018).

Namun, saat ini baru sekitarnya 600 penumpang yang telah melakukan registrasi ulang, untuk menaiki KM Mutiara Barat. Untuk kesiapan peralatan, fasilitas pemudik, hingga makanan sudah disiapkan.

"Kita masih terus Lakukan Persiapan dan rapat sebelum berangkat," katanya.

Sebelumnya, sekitar 718 penumpang yang terdiri dari 316 sepeda motor yang melupakan peserta mudik gratis, tiba di pelabuhan Panjang dari Tanjung Priok pada Kamis (14/6/2018) pagi sekitar pukul 07.00 wib.

Pemantauan Lampost.co, usai KM Mutiara Barat I milik PT Atosim Lampung Pelayaran tiba, para peserta perlahan-lahan turun dari kapal Roro tersebut.

Kedatangan mereka disambut oleh jajaran Pejabat Pola Lampung yang dikomandoi oleh Kapolda Irjenpol Suntana.

Usai turun, pemudik diberikan semacam paket dan pamflet keselamatan mudik, kemudian perlahan-lahan berbaris, hingga dilepas secara resmi oleh Kapolda dengan mengangkat bendera.

Para pemudik pun langsung melanjutkan perjalanan dengan tertib dan tidak mengebut. Bebrapa pemudik juga sempat mampir untuk beristirahat, dan memeriksakan kondisi di pos kesehatan yang telah didirikan.

Kapolda Lampung Irjenpol Suntana mengakui, memang masih ada pemudik yang berangkat dengan kondisi agak mengkhawatirkan seeprti berboncengan tiga, juga menangangkut barang bawaan yang bisa dibilang over kapasitas.

"Ya kita maklumi karena mereka ingin Mudik, dan di kampung bawa motor bisa wara-wiri kemana-mana. Yang penting, hati-hati dan tahun depan mudah-mudahan peserta lebih tertib," ujar Irjen Suntana di Pelabuhan Panjang.

Komentar