Lampung

Mahasiswa Unimal Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat

Foto. Lampost.co/Rudiyansyah

PESAWARAN (Lampost.co) -- Mahasiswa Universitas Malahayati Lampung yang tergabung dalam program KKL mengakhiri studinya di Teluk Pandan, Pesawaran. Program yang diikuti 355 mahasiswa dari 4 fakultas itu berlangsung sejak awal Agustus.

Rektor Universitas Malahayati Lampung M Khadafi mengatakan mahasiswa berada di Pesawaran selama sebulan penuh untuk mendedikasikan ilmunya. Mahasiswa disebar di seluruh desa, yakni Lempasing, Hurun, Hanura, Sidodadi, Gebang, Batu Menyan, Tanjung Agung, Cilimus, dan Munca. 



"Selama PPL, mahasiswa membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, ekonomi, hingga teknik bangunan," kata Khadafi kepada Lampost.co, Jumat (31/8/2018). 

Sejumlah program nonkesehatan yang dilaksanakan antara lain bimbingan mengenai kostruksi tahan gempa, penyuluhan tentang teknik penanaman buah, dan sosialisasi BUMDes.

Sementara di bidang kesehatan, yakni mendata sekitar 6.000 keluarga. Dari pendataan tersebut, diketahui indeks keluarga sehat (IKS) masih relatif rendah yakni sebesar 10%-20%. 

Guna meningkatkan wawasan masyarakat tentang kesehatan, mahasiswa memberikan penyuluhan mengenai gaya hidup sehat, termasuk pola makan cukup gizi hingga jamban sehat.

"Warga yang terutama tinggal di daerah pegunungan, masih mengalami masalah jamban sehat. Kebanyakan mereka masih buang air di parit," ujarnya.

Selain itu, banyaknya jumlah warga yang merokok turut membuat angka indeks keluarga sehat cenderung rendah. "Namun kami  mengapresiasi dukungan dan perhatian yang diberikan oleh semua perangkat desa terhadap kegiatan ini," kata Kadafi.

 

Komentar