Gaya Hidup

Lima Kebiasaan di Pagi Hari yang Merugikan

Kebiasaan buruk terus menerus dilakoni, maka lambat laun akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh dan suasana hati (Foto:Shutterstock)

JAKARTA (Lampost.co)-- Setelah bangun pagi, banyak dari kita melupakan sarapan.Bergegas mandi dan berpakaian, tidak sarapan, lalu langsung berangkat menuju tempat beraktivitas demi menghindari macet.

Kebiasaan tersebut sebenarnya kurang baik. Ada lima kebiasaan buruk lainnya yang tanpa disadari dilakukan banyak orang setiap pagi. Terutama kaum pekerja yang tinggal di kota besar. Jika kebiasaan tersebut terus menerus dilakoni, maka lambat laun akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh dan suasana hati (mood).



1. Kurang paparan matahari pagi 
Setelah bangun pagi, sebagian besar orang mungkin termasuk Anda, akan segera mandi, sarapan, dan tergesa-gesa berangkat ke kantor. Anda melupakan pentingnya berjemur di bawah sinar matahari pagi. 
Dikutip Today.com, sebuah studi yang dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Feinberg menemukan bahwa orang yang kurang asupan sinar matahari pagi, memiliki Indeks Massa Tubuh (IMB) lebih tinggi dibandingkan mereka yang rutin terpapar sinar matahari pagi.

Paparan cahaya matahari pagi selama 20 atau 30 menit, akan membantu tubuh mengatur tingkat energi, nafsu makan, dan metabolisme tubuh. Sinar matahari pagi juga baik untuk menunjang kesehatan tulang. Coba deh, sempatkan berolahraga di pekarangan rumah atau di dekat jendela agar tubuh mendapat manfaat dari sinar matahari pagi. 

2. Melewatkan sarapan

Sebuah penelitian di Inggris menyebutkan, seorang yang terbiasa sarapan akan mendapat energi yang cukup, dan suasana hati yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak pernah sarapan. 
Sarapan diperlukan untuk memberikan energi pada otak. Para ahli menyarankan agar menu sarapan dilengkapi karbohidrat dan protein. Tentunya dengan porsi tidak berlebihan.

3. Kesal di perjalanan

Kemacetan, lalu lintas yang semrawut, dan harus berdesak-desakan di transportasi umum menjadi pemandangan lumrah di kota besar. Efeknya, tak jarang membuat hati menjadi kesal.
Penelitian di Swedia menemukan, baik buruk suasana hati saat dalam perjalanan ke tempat kerja akan berpengaruh terhadap mood Anda sepanjang sisa hari. Nah, agar suasana hati Anda tidak buruk, coba akali dengan berangkat lebih awal dan jejali pikiran Anda dengan hal positif.
4. Sedikit minum air putih

Menurut Direktur Nutrisi Olahraga di University of Pittsburgh, Leslie Bonci, ketika tubuh kekurangan cairan maka akan memengaruhi mood seseorang, muncul perasaan bingung, dan cepat lelah.
Kurang minum air pada pagi hari, juga akan berakibat dehidrasi sepanjang hari. Mulai hari ini, biasakan minum tiga gelas air putih setiap pagi. Setelahnya, Anda merasa lebih segar, bahagia, dan energik.

5. Kurang protein

Jika Anda sering merasa cepat lelah dan sulit berkonsentrasi, bisa jadi itu pertanda Anda kekurangan protein. Tubuh yang terlalu lelah, mengakibatkan jaringan otot tak berfungsi maksimal. Protein terbukti baik untuk pembentukan massa otot. 
Studi dari University of Texas menemukan, orang yang makan dilengkapi protein 30 gram, protein ototnya akan meningkat 25 persen lebih tinggi. 

Penasehat kesehatan Mike Roussell menyarankan untuk makan protein minimal 30 gram per hari, terutama saat sarapan. Protein bisa didapatkan dari tiga butir telur utuh, atau empat putih telur yang dimakan bersama oatmeal.Selain telur, sumber protein lain yang tak kalah bergizinya adalah susu. 

Komentar