Lampost TV

LAMPOST TV: Gelaran Pepung Sambut Suku Baduy buat Bangun Uluan Nguhik


PANARAGAN (Lampost.co)--Masyarakat adat Marga Empat menggelar pepung atau rapat adat federasi adat Marga Empat di gedung Sesat Agung Bumi Gayo, PanaraganJaya, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Selasa (17/7/2018).

Pepung dipimpin ketua federasi adat Marga empat, Herman Artha. Acara pepung tidak hanya dari tokoh adat Marga Empat, namun juga dari tokoh adat Berbilang Suku Bangsa yang tinggal di Bumi Ragem Say Mangi Wawai.
Pepung tersebut digelar dalam rangka penyambutan kedatangan tujuh orang utusan resmi suku Baduy, Banten di Kabupaten Tubaba sekaligus menandai restu para tetua adat atas rencana pembangunan kota budaya Uluan Nughik dan pembuatan hutan larangan Las Sengok di Kabupaten Tubaba yang terinspirasi dari kearifan budaya suku Baduy, Banten di Jawa barat.



"Menurut kami keluarga besar Marga Empat Tubaba adalah hari bersejarah yang sangat istimewa, atas kehadiran saudara-saudara kita dari suku Baduy yang menurut sejarah sejak ribuan tahun silam telah memiliki ikatan persaudaraan dengan kita. Untuk itu, sudah sewajarnya pada hari ini kita sambut mereka dengan adat istiadat Marga Empat Tulangbawang Barat," ujarnya.

Sementara itu, Fauzi Hasan bergelar Ratu Bangsawan saat memberikan sambutan atas nama Pemkab Tulangbawang Barat, dalam acara ramah tamah penyambutan tujuh orang utusan Pu'un (pimpinan) suku Baduy yang di percaya untuk membangun rumah Baduy yang akan menjadi simbol falsafah kota budaya Uluan Nughik nantinya.

"Kita patut mencontoh perilaku hidup yang di jalankan oleh saudara kita dari Baduy yang sejak ratusan tahun bahkan ribuan tahun silam hingga saat ini tetap berperilaku arif terhadap alam. Maka Tubaba berharap dengan meletakkan rumah Baduy di Uluan Nughik kota di kawasan transmigrasi ini akan menjadi media pembelajaran kita semua tentang kearifan lokal Baduy di Tubaba.

"Setidaknya rumah Baduy di Uluan Nughik nantinya dapat menjadi cerminan, reflektif, dan membawa pesan moral terhadap alam semesta dan seisinya," kata Wabup Fauzi Hasan.

Komentar