Pilgub

Kuasa Hukum Ridho-Bachtiar Kecewa Putusan MK dan Bawaslu RI

Kuasa Hukum Ridho - Bachtiar, Ahmad Handoko. Dok. Pribadi

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tim kuasa hukum pasangan petahana Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung M Ridho Ficardo - Bachtiar Basri kecewa terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait Pilkada Provinsi Lampung Tahun 2018.

Kuasa hukum Ridho - Bachtiar, Ahmad Handoko mengatakan bahwa pihaknya kecewa terhadap putusan MK dan Bawaslu yang menolak laporan keberatan pihaknya.



Baca juga: Gugatan Ridho-Bachtiar dan Herman-Sutono Kandas di MK

"Jelas kecewa. Kalau MK kita pahami putusannya, tapi yang sangat kita sayangkan adalah putusan Bawaslu yang menolak keberatan kita itu sangat tidak bisa kita pahami secara hukum, bukti jelas, fakta jelas," katanya kepada Lampost.co, Jumat (10/8/2018).

Kemudian untuk langkah selanjutnya seperti apa, pihaknya akan melakukan diskusi lebih lanjut bersama timnya. "Langkah selanjutnya sedang kita diskusikan," katanya.

Gugatan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung pasangan nomor 1 M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri kandas di Mahkamah Konstitusi (MK). Hakim MK memutuskan bahwa menyatakan pemohon tidak memiliki kendudukan hukum dan permohonan pemohon tidak dapat di terima.

Begitu juga dengan putusan Bawaslu RI yang menyatakan menolak keberatan pelapor. Kemudian menguatkan putusan Bawaslu Provinsi Lampung mengenai tidak terbuktinya pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis dan masif (TSM). 

 

Komentar