Lampung

KPU Pesawaran Diminta Tak Loloskan Bacaleg yang Tersandung Kasus Hukum

Mualiam Taher

PESAWARAN (Lampost.co) -- Tokoh masyarakat sekaligus panitia persiapan pemekaran Kabupaten Pesawaran (P3KP) meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran untuk tidak meloloskan bakal calon legeslatif (bacaleg) yang tersandung kasus hukum pada pemilu 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Mualiam Taher, saat diwawancarai lampost.co mengkritisi salah satu, bacaleg dari partai demokrasi indonesia perjuangan (PDIP), Hipni Idris, yang lolos dalam daftar calon sementara (DCS) sementara yang bersangkutan tersandung kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, dan kasus dugaan korupsi. 



"Hal itu harus menjadi pertimbangan KPU Pesawaran untuk meloloskan yang bersangkuatan, Hipni Idris dalam daftar calon tetap (DCT) sebab yang bersangkutan bermasalah atau tersandung kasus hukum," kata Mualim Taher, Rabu (5/9/2018).

Dia menjelaskan, selain itu semestinya yang bersangkutan atau partai pengusung tidak perlu ngotot mencalonkan diri sebagai bacaleg karens bermasalah. 

"Persoalan ini adalah masalah moral, semestinya yang bersangkutan tidak ngotot mencalonkan diri sebagai anggota DPRD karena sudah jelas, dia tersandung hukum atau PDIP sendiri tidak punya kader lagi yang tidak tersandung dengan kasus hukum," ujarnya.

 

Komentar