Pemilu 2019

KPU Kroscek Data Pemilih

Foto: Lampost.co/Triyadi Isworo

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan pencermatan terkait daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan umum (pemilu) anggota DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi/kabupaten/kota dan pemilihan presiden (Pilpres) pada 17 April 2019 mendatang.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Pendataan Pemilih, Handi Mulyaningsing mengatakan jajaran KPU kabupaten/kota sedang melakukan pencermatan internal atas kegandaan dan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) yang meliputi pemilih meninggal dunia, TNI/POLRI, bukan penduduk, usia di bawah 17 dan belum menikah.



"Bawaslu akan menyerahkan rekap yang akan dicermati dan dihapus, serta kemungkin yang akan ditambahkan pada hari Senin tanggal 10 Sepember," katanya kepada Lampost.co, Minggu (9/9/2018).

Setelah itu rekap by name and by addres akan diserahkan kepada kabupaten/kota pada 11 September untuk dicermati bersama dengan KPU dan partai politik untuk memasukkan pemilih baru ke DPT, kemudian menghapus yang TMS dan kegandaan harus dibuktikan dengan bukti outentik yakni KTP elektronik, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Disdukcapil dan surat meninggal dunia.

"Bila tidak ada bukti, makan tidak boleh dicoret. KPU juga berharap ada pencermatan yang dilakukan Parpol, bila terbukti TMS maka akan dicoret," katanya.

Ia juga menceritakan bila ada ganda 9 elemen seperti nama, NIK, NKK, tanggal lahir, tempat lahir,  jenis kelamin, alamat, disabilitas, status kawin, maka langsung dihapus dari DPT. "Untuk jumlah datanya sedang di cek," katanya.

Hal tersebut juga menindaklanjuti rekomendari Bawaslu RI kepada KPU RI untuk dilakukan penyempurnaan melalui pencermatan ulang sampai pada tanggal 15 september 2018 dan kemudian dilanjutkan dengan pleno di KPU RI pada 16 September 2018 mendatang sebagai rekapitulasi DPT untuk tingkat nasional.

Sebelumnya pihak KPU Provinsi Lampung menggelar pleno DPT Pemilu 2019 sesuai dengan Berita Acara Nomor: 433/PL.03-BA/18/KPU/VIII/2018. Dengan jumlah pemilih di Lampung sebanyak 5.914.926 orang yang terdiri dari 3.022.504 pemilih laki dan 2.892422 pemilih perempuan. Ketika itu Bawaslu Lampung menemukan data ganda sebanyak 5.867 orang yang masuk DPT.

Komentar