Pilgub

KPU Jabarkan Tuntas Hasil Kinerja Penyelenggara di MK

Sidang di Mahkamah Kosntitusi (Foto:Dok. KPU)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono mengatakan sidang Mahkamah Konstitusi dimulai pukul 11.00 WIB. Pihaknya menjawab permohonan pasangan calon 1 dan 2 yang gugatannya mengenai politik uang, intimidasi terkait politik uang, laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye. Kemudian tuntutannya pembatalan rekapitulasi suara yang telah ditetapkan oleh KPU Provinsi Lampung.
"Intinya kita menjawab dan mejelaskan kinerja kita sebagai penyelenggara sudah bekerja sesuai tahapan dan ketentuan," katanya usai menghadiri sidang di MK, Selasa (31/7/2018)
Ia menjelaskan sengketa di MK sesuai undang-undang 10 tahun 2016 dan peraturan MK bahwa PHP terkait perselisihan suara, untuk di Pilkada Lampung ketentuannya selisih presentasenya adalah 1%. Kemudian pihaknya menyampaikan kinerja mulai dari awal pelaksanaan kampanye sampai rekapitulasi suara disetiap jenjang berjalan lancar dan tidak ada persoalan.
"Kita sampaikan proses pemungutan dan penghitungan suara secara lancar. Harapan kita penetapan rekapitulasi suara yang telah ditetapkan sebagai hasil Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung adalah hasil yang benar," katanya.
Dikatakannya, untuk agenda selanjutnya direncanakan pada tanggal 9 Agustus 2019 untuk pembacaan dismisal. Ia berharap segala proses persidangan, sengketa politik uang, pansus dan sebagainya dijadikan pembelajaran bagi semua pihak agar konstelasi pemilihan umum menjadi lebih baik. 
"Kalau memang ada keputusan dismisal ada petikan putusan Mahkamah Konstitusi, maka akan kita lanjutkan pleno penetapan hasil. Karena jalur MK adalah institusi yang berwenang untuk memutuskan hasil Pilkada," katanya.

Komentar