Feature

Ketika Gambus Klasik Meriahkan Anjungan Lamsel

Grup gambus klasik dari Desa Palembapang terpilih mewakili Kecamatan Kalianda untuk tampil menghibur masyarakat yang hadir di Anjungan Lampung Selatan pada Lampung Fair 2017, Minggu (24/12/2017). LAMPUNG POST/ARMANSYAH

BANDAR LAMPUNG (lampsot.co) -- Lantunan irama gambus klasik menjadi pusat perhatian puluhan pengunjung ajang Lampung Fair 2017 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (24/12/2017). Pentas seni budaya Lampung tersebut berasal dari Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.
Camat Kalianda Erdiyansah mengatakan mengisi kemeriahan anjungan Lampung Selatan, Desa Palembapang terpilih mewakili Kecamatan Kalianda dengan mengisi lantunan-lantunan irama gambus dan gitar tunggal budaya Lampung, Minggu (24/12/2017) malam.
"Desa Palembapang pemenang ajang Kalianda Fair 20—23 Desember 2017 di lapangan Cipta Karya Kalianda, kemarin, sehingga saya menunjuk desa tersebut yang menjadi perwakilan kecamatan untuk tampil pada ajang Lampung Fair 2017," katanya.
Erdiyansah mengatakan kesenian gambus dan gitar tunggal saat ini sudah hampir menghilang di daerah-daerah sehingga demi menjaga kesenian tradisional Erdiyansah bertekat mendorong generasi-generasi penerus membangkitkan kesenian budaya lokal.
"Ya, kami tampilkan seni gambus yang memang saat ini sudah hampir punah dan alhamdulillah Desa Palembapang sudah menghidupkan kembali seni gambus klasik lampung," kata dia.
Kepala Desa Palembapang Hendriyadi bangga atas terpilihnya desanya sehingga desanya bisa tampil mengisi anjungan Lampung Selatan. Selain itu, dia juga akan terus melestarikan kesenian-kesenian Lampung di sanggar Desa Palembapang.
"Alhamdulillah, desa kami menjadi pemenang dan bisa tampil di panggung anjungan Lampung Selatan, sehingga semua yang kami dapat bisa menjadi penyemangat bagi generasi dan akan tetap melestarikan kesenian-kesenian budaya lampung," katanya.

Komentar