Pariwisata

Kencana Lepus Destinasi Wisata Sekaligus Edukasi

Kencana Lepus Destinasi Wisata Sekaligus Edukasi. (Foto:Lampost/Djoni)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kabupaten Lampung Timur dikenal memiliki segudang potensi wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Potensi wisata itu mulai dari bahari, taman nasional, agrowisata, hingga berbagai peninggalan bersejarah.

Satu di antara sejumlah destinasi wisata yang menarik dan sangat layak dikunjungi di Lampung Timur adalah Rumah Informasi Budaya Lampung Kencana Lepus. Rumah ini terletak di Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, dan dibangun pada 1820. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai benda yang merupakan karya budaya dari abad ke-17, 18, dan 19.



Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Timur Meidia Ulfah mengungkapkan dari sejarahnya, Rumah Informasi Budaya Lampung Kencana Lepus merupakan rumah tradisional Lampung peninggalan dari keturunan Minak Rio Kudu Islam yang bernama Ubay yakni H Abdullah Akbar Gelar Dalem Balo Seribu.

Bangunan rumah panggung bertipe gajah meghem yang berbahan kayu, baik pada bagian dinding maupun tiang penyangga, hingga kini masih tegak dan kokoh berdiri di Desa Sukadana.

Menurutnya, rumah inilah yang kemudian disebut Rumah Informasi Budaya Lampung. Sampai sekarang rumah ini masih dapat dilihat dan dirawat dengan baik oleh keturunan Minak Rio Kudu Islam ke-11 Suttan Kencana, yang dilanjutkan generasi ke-12 yaitu Pangeran Penyimbang Paksi Marga dan generasi ke-13 yaitu Suttan Kencano Migo.

Selain itu, dalam rumah tersebut pengunjung juga dapat menyaksikan langsung sebagian benda-benda kuno sejak zaman Minak Rio Kudu Islam.

Meidia melanjutkan benda–benda kuno yang masih ada dan tersimpan dengan baik itu, di antaranya meja marmer buatan abad 19, Alquran buatan 1833, pepadun atau singgasana pembuatan abad 17, anjung/merigai (lambang keagungan) buatan abad 17. Kemudian, payan atau tombak buatan abad 17, semambu ulung (tongkat rotan) dari abad 17, semambu merah (tongkat rotan) dari abad 19, mulen atau tempat beras tahun pembuatan belum diketahui, kirab (meja hiasan) pembuatan abad 19, dan lain sebagainya.

Selain sejumlah benda kuno, di dalam Rumah Informasi Budaya Lampung Kencana Lepus tersebut tersimpan dokumen tertulis yang rapi mengenai sejarah kampung, sejarah rumah, dan silsilah keluarga. Dokumen tersebut sangat penting karena ikut melengkapi informasi latar belakang benda, sejarah, identitas, dan hubungan kekeluargaan antarmasyarakat adat Lampung.

Penelitian

Meidia juga menerangkan Rumah Informasi Budaya Lampung Kencana Lepus ini sering mendapatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun nasional. Selain itu, para mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia kerap berkunjung ke rumah tersebut untuk meneliti rumah tradisional adat Lampung yang sudah tua tapi tetap terawat.

Bukan hanya melihat-lihat saja, mereka bisa mempelajari serta mengetahui bagaimana perkembangan sejarah budaya serta kehidupan masyarakat Lampung dari abad-abad sebelumnya. “Karena itulah Rumah Informasi Budaya Lampung Kencana Lepus ini sangat layak untuk dikunjungi wisatawan,” kata Meidia ditemui di ruang kerjanya, beberapa hari lalu.

Komentar