Generasi Emas

Kembangkan Enam Aspek Kecerdasan Anak

Siswa TK Negeri 2 Balikbukit, Lampung Barat, mengikuti kegiatan belajar sambil bermain di sekolah setempat, Senin (17/12/2017). Sekolah ini mengedepankan pembentukan karakter setiap siswa melalui berbagai pembiasaan. LAMPUNG POST/ELIYAH

LIWA (lampost.co) -- Lembaga pendidikan anak usia dini selain menjadi tempat penanaman karakter juga menjadi tempat anak mengembangkan kecerdasan. Di Taman Kanak-kanak Negeri 2 Balikbukit, Lampung Barat, para siswa dibimbing untuk mampu mengembangkan enam aspek kecerdasan, meliputi kecerdasan agama, dan sosial emosional.
Kemudian pengetahuan atau kognitif, kemampuan berbahasa, fisik dan motorik (gerak), serta seni. Setiap kegiatan dilakukan dalam sebuah permainan.
Kepala TK Negeri 2 Balikbukit Ahmad Rohman menjelaskan sistem pendidikan yang diterapkan di sekolahnya tidak menekankan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi lebih membentuk kecerdasan akhlak dan karakter anak melalui berbagai pembiasaan.
Seperti pada aspek keagamaan, menurut Rohman, para siswanya dibiasakan mengucap salam, berdoa sebelum berkegiatan, hingga menjalankan ibadah secara berjemaah, saat di sekolah.
"Pembiasaan perilaku-perilaku bernilai agama adalah hal yang kami utamakan agar anak menjadi sosok yang berakhlak dan mampu tumbuh menjadi sosok yang mandiri," ujar Rohman, Senin (18/12/2017).
Untuk membangun kecerdasan sosial emosional anak, para guru akan membimbing setiap siswa terbiasa dengan berbagai sikap sosial, seperti saling tolong-menolong, menghormati antarsesama teman, serta sikap hormat dan menghargai orang tua dan guru.
Rohman mengatakan khusus untuk menggali kecerdasan di bidang kebahasan, para guru membimbing anak untuk berbahasa baik secara lisan maupun tulisan, seperti melalui percakapan antara guru dengan anak hingga mengenalkan anak huruf melalui permainan. "Meski mengenalkan huruf, para guru menyampaikannya dengan pola bermain sehingga antara belajar dan bermain tetap seimbang," kata dia.
Selain itu di TK Negeri 2 Balikbukit juga diadakan pembinaan bakat seni siswa melalui berbagai kegiatan, seperti seni tari, seni rupa, dan seni suara. Kegiatan seni yang dilakukan antara lain melatih anak-anak bernyanyi, mewarnai ataupun menggambar, serta menari dengan bimbingan para guru.
"Target kami dalam mendidik siswa bukanlah semata anak dapat membaca dan berhitung, melainkan anak memiliki karakter dan mampu memiliki keenam aspek kecerdasan tersebut," kata Rohman.

Kegiatan Edukatif



Dalam mengembangkan potensi anak berdasarkan enam aspek kecerdasan, siswa di TK Negeri 2 Balikbukit tidak hanya melakukan kegiatan di lingkungan sekolah. Menurut Rohman, sekolah yang kini memiliki 114 siswa itu secara rutin mengagendakan berbagai kegiatan edukatif di luar lingkungan sekolah.
Selain untuk memberikan suasana baru, kegiatan edukatif tersebut juga dilakukan untuk melatih berbagai karakter, seperti keberanian, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama.
Dalam satu kegiatan yang juga telah terprogram adalah melakukan kegiatan siaran di salah satu radio di Lampung Barat. Dalam kegiatan tersebut, para siswa akan menampilkan kebolehan, seperti bernyanyi.
Dalam kegiatan tersebut anak-anak diberi kesempatan tampil secara kelompok, beregu, berpasangan, bahkan sendiri. Selain itu para siswa di TK Negeri 2 Balikbukit juga aktif berlatih drumben, sebagai bentuk pengembangan bakat-bakat seni anak. 

Komentar