Lampung

Kejang-kejang, Nelayan Tewas Saat Bekerja di Atas Bagan

Kapolsek Kotaagung AKP Syafri Lubis memantau langsung proses evakuasi korban nelayan yang tewas diatas bagan. (Foto: Dok)

KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Seorang nelayan bernama Sugito (45) warga Baros, Kecamatan Kotaagung, Tanggamus meninggal dunia saat sedang bekerja diatas bagan kambang (penangkap) ikan pada Jumat (31/8/2018) sekira jam 24. 15 wib.

Menurut keterangan dari Kapolsek Kotaagung AKP Syafri Lubis, korban diduga tewas karena terkena serangan jantung. Pada saat itu korban sedang berada di tengah laut Teluk Semangka, diatas bagan berukuran 14m x 13 m. Pihaknya telah memeriksa beberapa saksi yang merupakan rekan korban, diantaranya Hadiyanto (30), Sobari (34) dan Rudi (53).



"Kami telah melakukan pemeriksaan beberapa saksi guna meminta keterangannya," kata Kapolsek.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, pada Kamis (30/8/2018) pukul 14:00 korban bersama saksi berangkat ke bagan kambang dan tiba pada pukul 16:00. Korban dan saksi kemudian melakukan persiapan untuk memasang jaring pada malam hari.

"Lalu sekitar jam 11 malam, korban dan saksi beristirahat tidur menunggu pengangkatan jaring jam 2 dini hari," tuturnya.

Pada pukul 24:15 saksi Hadianto terbangun karena korban kejang-kejang. Saksi kemudian membangunkan teman-temannya dan sempat melakukan pertolongan pertama. Korban kemudian dirawat sekedarnya karena dinilai terkena angin duduk. Teman-teman korban sempat mengurut dan mengerik tubuh korban. Namun tidak berselang lama korban kembali mengalami kejang-kejang dan tak sadarkan diri.

"Setelah mendapatkan laporan, kami langsung bergerak dan berkoordinasi dengan pihak Airut Kotaagung, Basarnas, BNBP dan Uspika," katanya.

Tim gabungan lalu melakukan evakuasi jasad korban. Terhadap jenazah korban juga sudah dilakukan pemeriksaan bersama tim medis RS Umum Kotaagung. Hasil pemeriksaan di sekujur tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. "Jenazah korban telah kami serahkan kepada pihak keluarga," kata dia.

Komentar