Lampung

Kasus Campak Dan Rubella di Lamsel Capai 265 Kasus

Kepala Dinas Kesehatan Lamsel Jimmy P Hutapea (kiri) saat mendampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan, Syahlani, Jumat (7/9/2018) (Lampost/Armansyah)

 

KALIANDA (Lampost.co) -- PEMKAB Lampung Selatan melalui Dinas Kesehatan Lamsel menyebutkan kasus campak dan rubella di wilayah Kabupaten setempat mencapai 265 kasus. Untuk itu, masyarakat diminta untuk mensukseskan program imunisasi measles rubella (MR) agar terhindar dari kedua penyakit tersebut. 



Kepala Dinkes Lamsel Jimmy P Hutapea mengatakan berdasarkan data terakhir pada 2017 terdapat 265 kasus camoak dan rubella. Adapun untuk kasus campak sebanyak 174 kasus dan rubella 91 kasus. 
"Jumlah itu cukup banyak. Jelas, penyakit ini sangat mengancam terhadap anak-anak kita," kata dia, Jumat (7/9/2018).

Apalagi jika sampai terkena Rubella lebih berbahaya lagi. "Khususnya bagi ibu hamil. Sebab, kalau ibu hamil sudah terkontaminasi virus rubella, jelas akan mengancam anak yang dikandungnya hingga menimbulkan kecacatan," ujarnya.

Dengam jumlah kasus tersebut, kata Jimmy, pihaknya berharap agar masyarakat bisa mensukseskan imunisasi MR. Sebab, MR ini harus dilakukan secara berjamaah agar kedua virus tidak masuk di Lamsel.

"Target kami kan 95 persen anak-anak di Lamsel harus terimunisasi MR. Jadi, tidak kedua virus tidak akan ada celah untuk menyerang tubuh anak kita," katanya.

 

 

Komentar