Lampung Membangun

Hindari Diare Massal, Masyarakat Candipuro Diminta Menggunakan Pamsimas

Pamsimas Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. (Foto: Dok/Desa Banyumas)

KALIANDA (Lampost.co) -- Agar peristiwa diare massal tidak terulang kembali, Puskesmas Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Banyumas akan membuat peraturan desa (Perdes) mengenai penggunaan air pada saat menggelar pesta hajatan.

Rencana perdes penggunaan air bagi warga yang akan hajatan untuk menghindari kejadian bulan lalu ratusan orang terserang diare setelah menyantap makanan dan minuman di tempat hajatan.



Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, air yang digunakan warga yang hajatan tidak layak konsumsi karena tidak sehat. "Ini rencana kami dengan kepala desa membuat perdes penggunaan air," kata Kepala Puskesmas Candipuro, Sunardi, kepada Lampost.co, Senin (6/8/2018).

Bagi masyarakat yang akan mengadakan pesta atau hajatan memanfaatkan air dari Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang sudah ada di desa tersebut.
"Di Desa Banyumas terdapat dua Pamsimas, mereka bisa memanfaatkan itu," kata dia.

Dengan menggunakan air Pamsimas, masyarakat yang akan menggelar dan menghadiri pesta tidak perlu khawatir lagi. "Airnya higenis, jadi tidak perlu khawatir lagi," ujarnya.

Untuk teknis penyuplai atu pendistribusian air tersebut sedang di godok, agar tidak memberatkan masyarakat yang menggunakan Pamsimas. "Masih digodok perdes nya, ini semua untuk kesehatan masyarakat," kata dia.

Komentar