Weekend

Hash Lampung Tularkan Semangat Hidup Sehat

Hash Lampung Tularkan Semangat Hidup Sehat. (Foto:Lampost)

SUDAH menjadi hal biasa jika komunitas olahraga biasanya dimotori oleh anak-anak muda. Namun, berbeda dengan komunitas olahraga hash house harriers Lampung. Wadah pencinta jogging track itu didominasi mereka yang telah memasuki lanjut usia.

Ketua Hash Lampung Rustam Salim menyebut hash saat ini menjadi salah-satu jenis olahraga yang terus menggeliat di Tanah Air, termasuk di Lampung. Komunitas hash Lampung kini memiliki anggota sekitar 250 orang dari berbagai kalangan.



"Hash house harriers merupakan perkumpulan pencinta olahraga lintas alam, menelusuri track mulai dari kebun, sungai, bukit, bahkan hutan, semua track dilakukan dengan cara berjalan bahkan berlari," ujar Rustam, beberapa waktu lalu.

Pada olahraga ini ada empat tingkatan jalur yang akan dilalui, yakni shot, medium, long, dan superlong. Shot adalah jalur trek yang biasanya datar dan menyenangkan, medium jalur yang sedikit menanjak, long jaraknya lebih jauh, dan superlong jarak yang jauh hingga membutuhkan waktu tempuh berjam-jam. Track yang biasa dilalui para hashers Lampung, di antaranya kawasan hutan Batuputu, Pantai Pasir Putih, hingga Pantai Mutun, Pesawaran.

Meski kerap menempuh lintasan yang jauh, uniknya pencinta olahraga hash justru didominasi para lanjut usia. Rata-rata anggotanya sudah berusia 40 tahun bahkan ada yang telah mencapai usia 80 tahun, dengan kondisi fisik yang masih bugar. "Kalau anak-anak mudanya memang jarang, kebanyakan orang di atas usia 40 tahun," ujar Rustam. 

Dia menyebut komunitas hash Lampung dibentuk sebagai sarana berkomunikasi, sharing, dan berkumpul para pencinta hash. "Anggota kebanyakan sudah tua, jadi komunitas ini tempat untuk ngobrol, santai, makan bersama, dan saling memotivasi untuk hidup sehat," ujarnya.

 

Berusia 18 Tahun

Komunitas Hash Lampung tahun ini genap berusia 18 tahun. Mereka juga tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Pan Indo Hash ke-36 pada 20 Agustus 2020. Kegiatan tersebut akan melibatkan sedikitnya tiga ribu hasher nasional.

Para hasher di komunitas ini juga aktif menghadiri kegiatan yang dilakukan oleh hash dari berbagai daerah, seperti Bengkulu, Padang, Kalimantan, Balikpapan, Manado, Malang, Semarang, hingga Yogyakarta.

"Kami juga aktif di hash internasional, hash Asia Pasifik, dengan mengirimkan perwakilan dari Lampung dalam setiap kegiatan," kata dia.

Selain aktif berolahraga, hash Lampung aktif berkegiatan sosial, seperti menggalang bantuan untuk masyarakat yang tertimpa musibah. Seperti penggalangan bantuan untuk korban gempa Lombok.

Selain itu, komunitas ini juga rutin mengadakan kegiatan sosial, seperti sunatan massal dan donor darah. Rustam berharap komunitas hash Lampung makin maju dan berkembang dengan bertambahnya jumlah anggotanya dan terus menularkan semangat hidup sehat sesama hasher.

Komentar