Feature

Habiskan Waktu Dipinggir Jalan untuk Nafkahi Keluarga

Yati menggelar dagangannya berupa peci ditemani dua buah hatinya di kompleks perkantoran gubernur Lampung, Jumat (25/5/2018). (Lampost.co/Febi Herumanika)

SELAMA bulan suci ramadan serta menjelang Lebaran pedagang musiman seperti peci mulai memenuhi Kota Bandar Lampung. Salah satunya Yati (38) warga Kelurahan Kebun Kelapa, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung. Perempuan ini rela menghabiskan waktunya setiap hari dipinggir jalan demi memenuhi nafkah keluarganya.

Ditemui di depan kompleks perkantoran Gubernur Lampung, Yati mengatakan kesehariannya memang berdagang disekitaran kantor Pemprov Lampung. Hanya saja sebelum bulan ramadan tiba, kesehariannya berdagang makanan seperti gorengan dan kopi.



"Kalau sehari-hari biasa dagang gorengan sama kopi. Pas puasa dagang peci seperti ini, kan lagi momennya. Yang penting itu halal mas, apa saja asalkan bisa buat nafkah keluarga," ujar Yati, Jumat (25/5/2018).

Yati mengatakan, sudah dua tahun ini berjualan peci. Pendapatan yang ia hasilkan dari berjualan tidak menentu. Hanya saja setiap waktu pasti ada yang membeli. "Enggak nentu, kadang dapat Rp400 ribu kadang Rp500 ribu. Itu masih kotornya, masih termasuk modal," katanya.

Menurut Yati, setiap dia berdagang selalu ditemani dua buah hatinya. Kedua anaknya lah yang membantunya menggelar dagangan setiap hari. "Anak-anak saya ini saya ajak biar mereka tahu bahwa beginilah cara mencari duit. Tujuannya supaya mereka paham dan ada bekal untuk mencari rezeki di kemudian hari, karena usia siapa yang tahu," katanya.

Komentar