Lampung

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Warga Baliagung Harapkan Operasi Pasar

Operasi pasar tabung elpiji ukuran 3 kg di Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, beberapa hari yang lalu. (Lampost.co/Armansyah)

KALIANDA (Lampost.co) -- Masyarakat Desa Baliagung, Kecamatan Palas Lampung, mengharapkan operasi pasar (OP) tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram di desa tersebut. Pasalnya, sejak satu bulan terakhir warga setempat kesulitan mencari tabung gas melon.

Hal itu diungkapkan, Nyoman Ade (46) warga setempat mengatakan tabung gas elpiji bersubsidi itu apami kelangkaan sejak satu bulan terakhir. Untuk mendapatkan tabung gas mereka terpaksa mencari keluar desa.



"Saya dengar di Palas sudah dua kali OP tabung gas elpiji. Coba di desa kami. Kami sudah satu bulan susah mencari tabung gas elpiji. Kami harus keluar desa mencarinya. Itupun harganya mahal bisa mencapai Rp30 ribu per tabung," kata dia, Kamis (30/8/2018).

Hal senada diungkapkan, Kepala Desa Baliagung, Ketut Mastre mengatakan pihaknya berharap di desa bisa digelar OP Tabung gas elpiji ukuran 3 kg. Dia mengaku kebutuhan tabung gas di desanya cukup banyak.

"Saya dengar di desa kami masih di drop tabung gas. Tapi, anehnya kok masih saja langka. Sudah beberapa warga yang datang minta OP digelar di desa kami," kata dia.

Dia mengaku saat ini kebutuhan tabung gas meningkat tajam. Hal ini dikarenakan musim kemarau sehingga petani banyak yang menggunakan tabung gas elpiji sebagai bahan bakar mesin sedot.

"Banyak disini yang gunakan gas elpiji untuk bahan bakar mesin sedot. Untuk itu, cepet habis terjual. Ya, saya sudah sampaikan kepada Camat agar bisa digelar OP di desa kami," ujarnya.

Komentar