Wat Wat Gawoh

Gara-Gara Pekerja Mogok

Ilustrasi mogok kerja. (Dok/Serikat Pekerja)

MOGOK itu dahulu dipakai untuk kendaraan yang tidak mau jalan walau sudah dicoba berkali-kali. Tapi kini mogok juga disematkan pada pergerakan mesin industri, yakni pekerja.

Kik unyinni pegawai mak aga kekhja, layau de ana (Kalau semua pekerja mogok, bisa kacau semuanya).



Seperti kejadia di Prancis, Menara Eiffel di Paris tutup setelah para pekerja mogok kerja akibat perubahan tiket. Akun Twitter resmi Menara Eiffel mengatakan pemogokan dan menginstruksikan pengunjung yang telah membeli tiket untuk memeriksa akun e-mail mereka demi instruksi lebih lanjut.

Seperti disitir dari UPI, pemogokan itu dimulai sebagai tanggapan atas kebijakan akses baru yang menghasilkan antrean panjang untuk tur menara. Pemogokan itu dapat berlanjut sampai masalah ini diselesaikan.

Payu kidah kik kuti mak kekhja juga, aga mak ngena uleh dia. Wat-wat gawoh (Oke deh kalau kalian tidak kerja, bakal tidak mendapatkan upah. Ada-ada saja).

Menara Eiffel memiliki dua lift, satu untuk orang-orang yang datang tanpa reservasi dan satu lagi bagi mereka yang membeli tiket di muka. Pada Juli, manajemen meningkatkan jumlah tiket yang tersedia untuk pemesanan lanjutan dari 20% menjadi 50%.

"Para pekerja tidak mengerti mengapa di jam-jam tidak sibuk, orang-orang dalam barisan tanpa tiket prabayar tidak dapat menggunakan lift untuk para pengunjung dengan slot waktu yang disediakan. Kadang-kadang yang naik hanya sebagian sementara masih ada antrean panjang di lift lainnya," kata Boisclair.

Komentar