Ramadan

Forkopimda dan FKPP Silaturahmi Pererat Persatuan

Suasana buka bersama FKPP dan forkopimda di ponpes Riyadus Sholihin, Bandar Lampung, Minggu. (Lampost.co/Effran Kurniawan)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Bandar Lampung mempererat tali silaturahmi dengan bersama forum komunikasi pimpinan daerah di Lampung dengan menggelar buka bersama di Ponpes Riyadus Sholihin, Minggu (10/6/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Lampung, Brigadir Jenderal Angesta Romano Yoyol, Pelaksana Tugas Walikota Bandar Lampung Yusuf Kohar, Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono, dan Komandan Kodim Bandar Lampung Letkol Arm Didik Harmono, Pimpinan Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain, serta pimpinan ponpes se-Bandar Lampung.



Ketua FKPP Bandar Lampung, Ismail Zulkarnain menjelaskan organisasi tersebut merupakan lembaga berada dalam naungan Kementerian Agama dengan membina 76 ponpes se-Bandar Lampung. Namun, disamping kelegalan yang terdaftar masih banyak juga ponpes yang belum terdaftar.

"Yang belum terdaftar ini yang kami antisipasi dan dihimbau agar terdaftar di Kemenag. Sebab, adanya isu terorisme ini membuat kami khawatir juga takut malah kebobolan ada oknum-oknum tidak bertanggungjawab di ponpes," kata Ismail usai buka bersama di ponpes yang dipimpinnya itu.

Menurutnya, kegiatan tersebut rutin digelar setiap bulan Ramadan guna mempererat ukhuwah Islamiyyah. Terlebih, pemerintah kota Bandar Lampung memiliki kebijakan untuk memberikan bantuan sebesar Rp100 juta setiap ponpes. "Itu sangat mudah, walaupun hanya dua Tahun sekali," ujarnya.

Untuk itu, FKPP menghimbau kepada seluruh ponpes yang belum terdaftar dapat segera mengurus registrasi. "Kami berperan juga agar yang masih belum terdaftar untuk mendampinginya dan menjadi payung bagi Ponpes se Bandar Lampung," urainya.

Sementara itu, Plt Walikota Yusuf Kohar mengatakan Umar Islam di Bandar Lampung senantiasa harus selalu bertawakal dan terus menjalin silaturahmi seperti yang dicontohkan pemimpin-pemimpinnya. "Dengan begitu permasalahan yang dihadapi dapat selalu dipecahkan bersama dengan rukun dan damai," ujarnya.

Wakapolda Lampung, Brigjen Angesta Romano Yoyol berharap ibadah yang sudah dilaksanakan selama ini membawa perubahan dalam tingkah laku, mental, dan aqidah. "Dengan begitu dilebaran nanti benar-benar membawa kita diri yang Fitri dan ramadan ini membawa banyak perubahan positif pada diri kita," tuturnya.

Komentar