Kriminal

Dua Pekan, Polres Lamteng Ungkap 26 Kasus dan Bekuk 21 Tersangka

Foto. Lampost.co/Wahyu Pamungkas

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Dalam dua pekan pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau sejak 21 Agustus hingga 3 September 2018, jajaran Polres Lampung Tengah berhasil mengungkap 26 kasus, menangkap 21 tersangka curas, curat dan curanmor. 

Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi, Kamis (6/9/2018) di halaman Satreskrim Polres Lamteng, mengatakan target operasi sebenarnya hanya tiga DPO. Tetapi jajarannya mampu melampaui ekspektasi dengan mengungkap 26 kasus, dan menangkap 21 tersangka.



"Ini capaiannya diatas target," ujarnya, Kamis (6/9/2018).

Diantara 26 kasus yang berhasil diungkap, paling menonjol adalah kasus curas. Dari kasus-kasus curas tersebut, polisi berhasil menyita tiga buah senjata api rakitan, dua buah sepeda motor, tiga buah sajam, sejumlah hp, kunci letter T dan beberapa barang bukti lain.

"Curas paling banyak. Kami juga mendapat barang bukti tiga senjata api rakitan dari kasus curas," kata Kapolres.

Selama operasi Sikat Krakatau, jajaran Polres juga mengimbau masyarakat untuk secara sukarela menyerahkan senpi illegal yang berada dalam penguasaannya.

"Ada 12 senpi yang diserahkan oleh masyarakat. Kalau penyerahan sukarela tidak kami proses, kalau tertangkap memiliki senpi illegal silakan tanggung resikonya," tegas Kapolres.

Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP Firmansyah menambahkan jajarannya akan terus menjalankan operasi rutin yang ditingkatkan setelah ops Sikat Krakatau berakhir. 

Patroli dan pengungkapan kasus-kasus lain juga berjalan seperti biasanya.

 

Komentar