Kesehatan

Dua Desa di Ketapang Dinyatakan Bebas ODF

Tim verifikasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung saat memberikan piagam kepada I Wayan Sujana kepala desa Sumbernadi, kecamatan Ketapang, Lamsel sebagai desa yang bebas buang air besar sembarangan..(Foto:Lampost/Aan Kridolaks

KALIANDA (Lampost.co)--Tim Verifikasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi bersama kabupaten Lampung Selatan menyatakan desa Sumbernadi dan Sidoluhur, Kecamatan Ketapang bebas dari open defecation free (ODF) atau buang air besar sembarangan (BABS)

“Setelah melakukan verifikasi pada Kamis (6/9) lalu, Dinkes Provinsi dan kabupaten menyatakan dua desa di kecamatan Ketapang,  yakni desa Sumbernadi dan desa Sidoluhur bebas ODF,“ kata Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap kecamatan Ketapang,  Samsurizal kepada lampost. co,  Jumat (7/9/2018). 



Dari 17 desa,  ujar dia, baru 5 desa yang dinyatakan lulus status ODF. Kelimanya adalah desa Way Sidomukti,  Lebungnala,  Tridarmayoga,  Sidoluhur dan Sumbernadi. 

Ia berharap 12 desa lainnya bisa bebas ODF pada tahun ini juga.  Program jamban sehat ini mendapat dukungan dari pemerintahan desa melalui bantuan stimulan dana desa. 
“Tahun 2017 lalu,  masih ada 33 kepala keluarga di desa Sumbernadi dan 32 KK didesa Sidoluhur yang masih BAB dengan jamban cemplung. Tapi tahun ini berdasarkan hasil verifikasi tim Dinkes provinsi dan kabupaten ke dua desa tersebut telah dinyatakan bebas ODF,” terangnya.

Sementara Kepala Desa Sumbernadi, I Wayan Sujana, mengatakan program jamban sehat yang doberikan kepada masyarakat  berupa sepsitank 2 set, 1 buah kloset,  paralon (2), semen 2 sak, paralon L (2). Sedangkan pelaksanaanya dilakukan secara swadaya.

"Bantuan dari DD ini sifatnya  stimulan. Artinya tidak sepenuhnya pembuatan jamban sehat diberikan kepada masyarakat," ucapnya. 

Komentar