Kriminal

Dua dari Enam Tersangka Begal Mobil di Tubaba Dibekuk Polisi

Dua tersangka penyaderaan dan perampokan di Panaragan Jaya dilumpuhkan oleh Tekab Polres Tulangbawang, Rabu (15/5/2019). Foto: Ahmad Sobirin

PANARAGAN (Lampost.co) -- Polsek Tulangbawang Tengah bersama Tekab 308 Polres Tulangbawang menangkap SU (37) dan PE (36), mereka merupakan dua dari enam tersangka curas (pencurian dengan kekerasan) yang terjadi di Jalan Lintas, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Kapolsek Tulangbawang Tengah Kompol Zulfikar mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, dua tersangka tersebut ditangkap Rabu (15/5/2019), sekitar pukul 05.30 di rumahnya masing-masing.



“SU yang berprofesi wiraswasta merupakan warga Kampung Bandaragung dan PE yang juga berprofesi wiraswasta merupakan warga Kampung Tatakarya, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara,” ujar Kompol Zulfikar.

Penangkapan terhadap para tersangka berdasarkan laporan dari Muhammad Thaiyeb (58), berprofesi wiraswasta warga Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/91/V/2019/Polda Lpg/Res Tuba/Sek Tuba Tengah, tertanggal 14 Mei 2019 tentang tindak pidana curas, kerugian mobil pikap jenis Suzuki Carry ST-150 warna hitam BE-8615-KV yang ditaksir seharga Rp100 juta.

Aksi kejahatan yang dilakukan oleh tersangka SU dan PE bersama dengan empat rekannya yang sekarang masuk DPO (daftar pencarian orang) terjadi pada Selasa (14/5/2019) sekitar pukul 10.00. Saat itu saksi Maprizal (44) bersama saksi Iskandar (47) sedang dalam perjalanan mengantarkan minyak goreng dengan menggunakan mobil Carry BE-8615-KV dengan tujuan ke Pasar Panaragan Jaya.

“Tiba-tiba datanglah sebuah mobil minibus dan langsung memepet mobil yang dikendarai oleh para saksi, sehingga mobil saksi berhenti. Setelah berhenti salah satu tersangka langsung turun dari dalam mobil minibus tersebut dan mengaku anggota polisi. Pelaku tersebut langsung masuk ke dalam mobil saksi dan langsung menyandera para saksi dan meminta uang tebusan kepada keluarganya. Setelah uang tebusan tersebut diterima oleh para pelaku sebesar Rp10 juta, para tersangka lalu meninggalkan para saksi di Simpang PU perbatasan antara Tulangbawang Tengah dengan Tumijajar. Kemudian pelaku membawa kabur mobil Carry tersebut,” ungkap Kompol Zulfikar.

Komentar