Lampung

DPRD Tubaba Gelar Paripurna Pengesahan Raperda APBD-P 2018

Bupati Tulangbawang barat Umar Ahmad menyampaikan garis besar APBD-P Tubaba Tahun 2018 di hadapan sidang paripurna DPRD kabupaten setempat, Rabu (5/9).

PANARAGAN (lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) menggelar sidang pengesahan rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2018, Rabu (5/9/2018).

Bertepatan di gedung DPRD, kompleks perkantoran Pemda Tubaba, Panaragan, sidang dipimpin oleh ketua DPRD Busroni, diikuti anggota DPRD dan pemerintah daerah setempat.



Bupati Tulangbawang barat Umar Ahmad menyampaikan, garis besar Raperda APBD-P yang disahkan memuat beberapa hal diantaranya Pendapatan Daerah Kabupaten Tubaba yang diproyeksikan meningkat sebesar 0,06 % dari APBD Murni.

"Naik menjadi Rp962.802.455.695. Peningkatan tersebut bersumber dari PAD yang ditargetkan bertambah sebesar 3,68 % menjadi Rp32,3 miliar," ujarnya.

Berikutnya Dana Perimbangan, ditargetkan bertambah 0,03 %, yaitu menjadi Rp727,2 miliar. Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah, pada APBD-P 2018 berkurang 0,43 %, menjadi Rp203,2 miliar.

"Selanjutnya Belanja pada APBD-P anggaran 2018 naik sekitar 0,86 % dari APBD Murni, menjadi Rp1,1 triliun. Kenaikan belanja tersebut didominasi pada Belanja Langsung atau Belanja Publik, yaitu naik sekitar 4,53 %, menjadi Rp694,5 miliar," tambahnya.

Sementara itu, Belanja Tidak Langsung berkurang 4,63 %, menjadi hanya Rp424,3 miliar. Pada Penerimaan Pembiayaan Daerah pada APBD-P Tahun 2018 bertambah sekitar 5,04 %, menjadi Rp156,6 miliar.

 

Komentar