Feature

Doa dan Air Mata Warga untuk Mustafa

Sejumlah warga Lampung dengan setia memnjatkan doa sebelum maupun setelah sidang putusan Mustafa di Jakarta. (Foto:Lampost/ Hesma)

JAKARTA  (Lampost.co)--Suasana haru biru menyelimuti suasana sidang putusan  Bupati Nonaktif Lamteng, Mustafa di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Senin (23/7/2018) malam.

Usai putusan dibacakan dan Mustafa menyatakan menerima putusan Hakim, teriakan Allahuakbar menggema di ruang sidang yang penuh sesak pengunjung, khususnya warga dari Lamteng.
Isak tangis terdengar. Masyarakat terus mengikuti Mustafa hingga ke sel tahanannya di basement gedung Pengadilan Tipikor.
Di ruang tahanan tangis kembali pecah. Sementara Mustafa terlihat tetap tegar. "Saya menerima ini sebagai ujian Tuhan terhadap saya," ujar Mustafa dengan tegar. Senyum tetap diberikan agar masyarakat tenang.
Suasana haru juga terlihat sebelum sidang dilaksanakan.Mereka memeluk, bersalaman, dan menyatakan dukungan terhadap Mustafa.



Air mata tumpah baik dari laki dan perempuan yang hadir. Doa dan salawat dilantunkan selama pertemuan. Ucapan "Bebaskan Bupati kami... Bebaskan Bupati kami...,"  ujar seorang seorang perempuan berjilbab hitam.
Meski sidang digelar malam hari, namun mereka sudah hadir di Pengadilan sejak pagi. Umumnya mereka hadir dengan biaya sendiri.

Mujiono, petani dari Rumbia mengaku datang dengan ongkos sendiri.
"Dia pemimpin yang jujur dan dicintai masyarakat. Dia pemimpin yang ingin membangun Lampung Tengah. Saya sengaja datang untuk menemui  beliau," kata Mujiono.
KH Muchtar dari pesantren Rumbia memimpin doa." Kita tak bisa kasih apa- apa sama beliau. Sekarang yang bisa kita lakukan memberi dukungan spirit kepada beliau," kata KH Muchtar.

Dr Evi, isteri  kepala kampung Lempuyang Bandar, Lamteng,  mengatakan warganya bergantian menghadiri sidang ini. "Ada yang 10 orang bergantian. Hari ini ibu-ibu kepala kampung pada ikut," kata Evi.

Di hadapan warga Mustafa menyatakan rasa terima kasih dan haru atas perhatian warga. Mustafa mengingatkan warga agar terus melanjutkan niat daerah hingga Lamteng maju dan jaya.

Komentar