Breaking News

Ditabrak Kereta Api, Ayah dan Anak Tewas

Kondisi sepeda motor korban yang tertabrak kereta api di perlintasan kereta api di Jalan Pajajaran, samping warung Bakso Setan, Kelurahan Surabaya, Kedaton, Bandar Lampung, Jumat (6/10/2017) sekitar pukul 06.50 WIB. (Foto: Lampost/Ahmad Amri)

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Pelajar bernama Eja Asyah (15) dan ayahnya, Okto (45) tertabrak kereta api di perlintasan kereta api di Jalan Pajajaran, samping warung Bakso Setan, Kelurahan Surabaya, Kedaton, Bandar Lampung, Jumat (6/10/2017) sekitar pukul 06.50 WIB. Akibat peristiwa kecelakaan tersebut, Okto meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Eja yang sebelumnya kritis dan dilarikan ke rumah sakit Urip Sumoharjo juga meninggal di rumah sakit tersebut. "Kedua korban meninggal dunia, anaknya meninggal dunia di rumah sakit Urip Sumoharjo, sementara ayahnya Okto meninggal di tempat kejadian dengan kondisi kepala sebelah kanan robek," kata salah satu petugas kepolisian, Marshal.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun lampost.co, kendaraan yang dikendarai korban terpental kurang lebih 1 kilo meter, motor dalam kondisi hancur dan bumper kereta api lepas. Kendaraan yang dikendari korban tertabrak kereta api penumpang dari arah Tanjungkarang-Kotabumi. Kedua korban diketahui merupakan warga Kelurahan Jagabaya, Way Halim, Bandar Lampung. Korban mengendarai sepeda motor dari arah Kelurahan Gunung Sulah hendak melintas ke arah Kelurahan Surabaya, Kedaton. Korban mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit nomor polisi BD 2406 EB.

Komentar