Humaniora

Disnaker Permudah Izin Pembukaan Layanan BKK SMK

Kepala Disnaker Bandar Lampung, Wan Abdurrahman (dua kiri), saat menghadiri bimbingan teknis penyelenggaraan pengembangan layanan BKK SMK Bandar Lampung, di hotel Horison Bandar Lampung, Rabu (12/9/2018). (Foto:Lampost/Yusmar)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dinas Tenaga Kerja Bandar Lampung mendukung penuh langkah SMK di Bandar Lampung untuk membuka layanan Bursa Kerja Khusus (BKK) di setiap sekolah. Disnaker akan mempermudah pengurusan izin pembukaan layanan BKK.

Kepala Disnaker Bandar Lampung, Wan Abdurrahman, kepada lampost.co, Rabu (12/9/2018), mengatakan hal itu usai mengikuti bimbingan teknis penyelenggaraan pengembangan layanan BKK SMK Bandar Lampung, di hotel Horison Bandar Lampung.



Ia mengatakan, Disnaker sebagai instansi pemerintah mempunyai tanggung jawab dalam menurunkan tingkat pengangguran di Bandar Lampung. Menurutnya, adanya layanan BKK di sekolah mempermudah siswa dan lulusan memperoleh informasi terkait lapangan pekerjaan. 

"Kami akan mendukung dan mempermudah dalam proses perizinan pembukaan layanan BKK di SMK. Silahkan sekolah mengajukan kepada kami sesuai mekanisme yang berlaku. Bila sudah lengkap sejumlah syaratnya, kami segera akan memprosesnya," ujar dia.

Ia mengatakan, melalui layanan BKK disertai dengan kompetensi yang dimiliki lulusan, tentunya akan memudahkan calon tenaga kerja menemukan lapangan pekerjaan yang diharapakan. 

"Bila SMK telah memiliki layanan BKK yang terintegerasi dengan dunia usaha dan dunia induatri, kami selaku badan yang menaungi tenaga kerja dan perusahaan akan mudah dalam melakukan fungsinya," ujar dia.

Sebelumnya Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Aswarodi mendorong SMK negeri dan swasta di Bandar Lampung untuk membuka layanan BKK di setiap sekolah. 

Menurutnya, layanan BKK penting hadir di sekolah untuk memfasilitasi serta memberikan informasi komprehensif kepada peserta didik dalam menemukan lapangan pekerjaan sesuai kompetensi. Selain itu layanan BKK mampu menghimpun data lulusan yang belum dan telah memperoleh pekerjaan.

“Kami sangat mendorong agar SMK memiliki layanan BKK di sekolahnya masing-masing. Di Bandar Lampung saja masih ada 2 dari 9 SMK negeri belum memiliki layanan BKK, terlebih swasta. Untuk itu setelah sekolah mengikuti bimtek ini dapat mengurus izin pembukaan layanan BKK kepada Disnaker,” kata dia.

 

Komentar