Kesehatan

Dinas Ketahanan Pangan Lamsel Gelar Pembinaan Panganan Jajanan kepada Siswa Sekolah

Dinas Ketahanan Pangan Lamsel foto bersama dengan siswa SD Negeri Sumbersari, Kecamatan Sragi, usai memberikan Pembinaan Panganan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di sekolah tersebut, Senin (16/4/2018). (Lampost.co/Armansyah)

KALIANDA (Lampost.co) -- Pemkab Lampung Selatan, melalui Dinas Ketahanan Pangan Lamsel melakukan Pembinaan Panganan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di SD Negeri Sumbersari, Kecamatan Sragi, Senin (16/4/2018). Pembinaan ini dilakukan untuk menghindari para siswa dalam konsumsi makanan sembarangan.

Kabid Mutu dan Keamanan Pangan DKP Lamsel, Hilmiyati mengatakan keamanan pangan merupakan hak bagi setiap orang, termasuk siswa sekolah yang sedang dalam masa pertumbuhan. Sebab, salah satu sumber pangan yang sangat dikenal dan disukai anak-anak disekolah adalah pangan jajanan.



"PJAS ini memiliki peranan penting dalam memberikan asupan energi dan gizi bagi anak-anak usia sekolah. Salah satunya adalah menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berprestasi. Tapi sayangnya, hasil pemantauan yang dilakukan tim keamanan pangan Dinas Ketahanan Pangan Lamsel, masih ditemukan adanya jajanan yang dijual dengan kondisi, seperti kualitas gizinya yang sangat minim, keamanan pangannya kurang terjaga, hingga kehigienisan maupun sanitasi dilingkungan kantin sekolahnya pun masih terlihat sangat rendah," kata dia.

Menurut Hilmiyati, rendahnya kualitas PJAS tersebut dapat memperburuk status gizi anak sekolah dan mengakibatkan terganggunya asupan gizi. Sebab, hampir 30 persen asupan energi dan gizi anak usia sekolah itu diperoleh dari kantin sekolah dan juga para pedagang yang berjualan di luar lingkungan sekolah.

"Dengan adanya fakta tersebut, kami bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) telah melakukan upaya pembinaan sekaligus bersosialisasi tentang pengelolaan kantin sekolah sehat terhadap beberapa komunitas sekolah baik para pedagang kantin, guru UKS atau guru. Untuk itu, kami turun langsung mencoba memberikan pembinaan secara langsung ke tiap-tiap sekolah," ujarnya.

Kepala SDN Sumbersari, Rohimat mengatakan pihaknya mengapresiasi terhadap kinerja Dinas Ketahanan Pangan Lamsel yang telah memberikan pembinaan tentang keamanan pangan bagi siswa-siswinya di sekolah. "Kami selaku pihak sekolah akan berupaya untuk membudayakan hidup bersih sehat dan aman kepada siswa di sekolah ini. Dengan tujuan agar terciptanya siswa-siswi yang cerdas, sehat dan berprestasi," kata dia.

Komentar