Kriminal

Dikatakan Gila Saat Cekcok, JN Tega Gorok Leher Sang Istri

JN (23), pelaku pembunuhan terhadap istrinya, akhirnya mengakui perbuatannya lantaran kesal disebut gila. (Foto:Lampost/Djoni Hartawan Djaya)

SUKADANA (Lampost.co)--Ternyata hanya karena sakit hati dikatakan gila, JN (23) tega menghabisi nyawa istrinya, Alika Setia Lestari (17), secara sadis dengan menggorok lehernya menggunakan sebilah badik, pada Minggu (20/1/2019) sekitar pukul 13.00.

Alika, yang baru menikah lima hari lalu, itu ditemukan mertua dan adik iparnya tewas bersimbah darah dengan leher tergorok, dalam kamar di rumahnya di Desa Marandung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, pada Minggu (20/1/2019), sekitar pukul 15.00.



Kapolres Lamtim AKBP Taifan Dirgantoro, didampingi Wakapolres Kompol Suparman, Senin (21/1/2019), menjelaskan kronologi peristiwa tragis tersebut bermula ketika Minggu (20/1/2019) pagi, Alika meminta kepada suaminya JN untuk diantarkan menjenguk orang tuanya di Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik.

Berita Terkait: Tragis, Baru Lima Hari Menikah, Alika Tewas Digorok Suaminya

Namun, JN enggan mengantarkan istrinya ke rumah orang tuanya tersebut dengan alasan kepalanya pusing. Karena JN tidak mau mengantar, terjadi cekcok mulut di dalam kamar sekitar pukul 13.00.

Saat cekcok mulut itu, Alika sempat mengatakan JN gila. Dikatakan gila, JN tidak terima dan langsung tersulut emosinya kemudian mencekik istrinya tersebut dengan menggunakan sehelai singlet berwarna putih hingga pingsan.
Saat istrinya pingsan itulah JN kemudian mencari badik dan tanpa pikir panjang lagi langsung menggorok leher istrinya hingga bersimbah darah dan tewas.

JN lalu keluar dari rumah menuju ke pasar yang terletak sekitar 100 meter dari rumahnya. Sementara sekitar pukul 15.00, Alika ditemukan oleh mertua dan adik iparnya tewas bersimbah darah di dalam kamar tersebut. Baik mertuanya maupun adik iparnya sama-sama terkejut dan menjerit melihat kenyataan itu.

Sejurus kemudian adik ipar Alika menghubungi kakaknya JN dan memberitahukan kejadian tersebut, sedangkan sebagian warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan babinsa.

Saat petugas datang, lanjut Taufan, JN sudah berada di rumah, bahkan dia mengatakan kepada petugas bahwa istrinya tewas bunuh diri dengan menggorok lehernya sendiri. Namun, petugas yang melakukan pemeriksaan di lokasi curiga Alika tewas bukan karena bunuh diri sebab melihat luka di leher korban yang mencurigakan.

Karena itu, petugas Bhabinkamtibmas dan babinsa kemudian meminta keterangan JN lebih lanjut. JN tetap bersikukuh bahwa istrinya tewas bunuh diri. Namun, setelah diinterogasi lebih efektif oleh petugas, akhirnya JN mengaku dialah yang membunuh istrinya dengan menggorok lehernya menggunakan sebilah badik.

Komentar