Lampung

Diduga Sakit, Calon Kepala Pekon Banyumas Meninggal

Ilustrasi. Pemilihan kepala desa. (Dok. Lampost.co)

PRINGSEWU (Lampost.co) -- Satu dari empat calon kepala pekon Banyumas, meninggal dunia Selasa (7/8) sore, dan dimakamkan Rabu (8/8/2018) pagi.

Camat Banyumas Moudy Ary Nazolla mengatakan, calon kepala pekon Banyumas yang meninggal yakni Muslih, diduga karena sakit. Dia menjelaskan, almarhum memang ada riwayat sakit, tetapi masih bisa beraktivitas.



"Pada Selasa (7/8) almarhum merasa tidak enak badan dan sempat dibawa ke klinik di Pekon Sukoyoso. Namun, Muslih meninggal dunia," ujarnya.

Moudy menambahkan saat ini calon kakon Banyumas tinggal tiga orang, yakni Wasino (incumben), Mustofa dan Wiwi Sari Dewi.

Terkait meninggalnya satu calon kakon, Moudy akan berkonsultasi dengan tapem untuk meminta kejelasan apakah gambar di baliho yang sudah terpasang bisa di hilangkan atau tidak.

"Saat ini tanda gambar sudah terpasang dengan foto empat calon, nah apakah di teruskan hingga kertas suara atau di hilangkan satu", ungkapnya.

Menurutnya kalau di Perda Pilkakon, jika sudah di tetapkan oleh panitia tidak bisa di kurangi atau di tambah. "Apakah mengurangi foto calon yang sudah meninggal masuk dalam aturan atau tidak, itulah yang akan saya konsultaaikan", ungkap camat Maoudy.

Pemantauan Lampost.co di Pekon Banyumas, terlihat baliho cukup besar dengan empat foto calon kakon terpasang di beberapa tempat strategis pekon: perempatan jalan dan pusat perbelanjaan (pasar Banyumas). Hingga saat ini baliho masih tetap terpasang dengan empat foto calon kakon. 

Komentar