Lampung

Diduga Hendak Tawuran di Kompetisi Basket, Puluhan Pelajar Diamankan

Puluhan pelajar, saat berada di Mapolresta Bandar Lampung, ketika diamankan dan dimintai keterangan, Rabu(12/9/2018).(Foto:Lampost/Asrul)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Diduga hendak tawuran, puluhan pelajar dari dua SMK negeri di Bandar Lampung diamankan Aparat Polsek Tanjungkarang Barat (TkB) dan Polresta Bandar Lampung, pada Rabu (12/9/2018), di GOR Saburai.

Sekitar 20 pelajar berada di Mapolresta Bandar Lampung, dan diminta keterangan serta dilakukan pendataan, pada Rabu malam.



Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hapran mengatakan mereka diduga berencana melakukan penyerangan ke salah satu rombongan atau tim basket pelajar dari Lampung Barat.

"Ini kan ada kompetisi basket di Saburai, ada mau ribut-ribut dan penyerangan, segera kita amankan," ujarnya di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (12/9/2018).

Saat ini, menurut Hapran, aparat masih melakukan pendataan, terhadap dua puluh anak yang diamankan. Diduga juga masih ada siswa lain yang kabur, dan membawa senjata tajam. "Masih kita periksa, duduk perkaranya," katanya.

Sementara, salah satu siswa SMKN 1 Bandar Lampung GD (16), membantah dirinya akan melakukan penyerangan. Ia dan rekan-rekannya, hanya mau  menemui panitia, dan bertemu perwakilan dari salah satu SMA yang akan mengikuti kompetisi tersebut.

GD berdalih motornya hancur dirusak oleh para pelajar dari SMA Liwa, Lampung Barat, pada Selasa (11/9/2018) malam usai laga SMKN dan SMA asal Liwa.
"Jadi saya emang ditemenin temen saya, sama ada dari anak SMKN lain, mau nemuin dan minta ganti rugi," katanya.

MD (16), juga berdalih dirinya tidak memiliki niat untuk melakukan penyerangan. "Kami di sini cuma nemenin, ada motor kawan yang rusak ditimpukin," katanya.

Komentar