Feature

Diborong 70 Gelas Oleh Kapolda, Pedagang Sekoteng di Lungsir Kaget

Kapolda Irjen Suntana saat berbincang dengan masyarakat dan pedagang sekoteng di simpang Lungsir, Bandar Lampung, usai apel gabungan, Sabtu (3/2/2018). (Foto:Lampost/Asrul)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Hujan yang melanda wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya memang asyik untuk menyantap minuman hangat. Wah yono alias Ragil (28), seorang pedagang sekoteng yang berjualan di sekitar Lungsir, seperti ketiban rezeki nomplok. Ia  kaget bukan kepalang ketika Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Polisi (Irjenpol) Suntana, menyambangi gerobak kecil miliknya, Sabtu (3/2/2018) malam. Tak tanggung-tanggung, mantan Wakapolda Metro Jaya tersebut memborong 70 gelas sekoteng untuk dinikmati oleh masyarakat sekitar, dan para personel kepolisian.

Kepada Lampost.co, Wahyono warga Jalan H. Agus Salim, Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjungkarang Pusat tersebut mengaku sangat senang. "Saya sempat kaget, kok banyak mobil polisi, ternyata Kapolda yang dateng ke saya," ujarnya serta meracik sekuteng.
Selain meminum sekuteng, Kapolda juga menanyakan seputar keadaan Lungsir, bagaimana situasi keamanan, dan ketertiban. Apakah ada oknum yang melakukan pungli, atau membuat kekacauan serta menyerap aspirasi masyarakat.
"Sangat senang saya, beliau orangnya super sibuk, bisa mampir ke pedagang kecil, terus tanya-tanya apakah aman, ada pungli atau gimana. Alhamdulillah 10 tahun dagang di sini lancar," ungkapnya.
Selain itu Irjenpol Suntana juga sempat meladeni masyarakat yang meminta berswafoto. Sementara Kapolda Lampung bersama sekitar 550 personel gabungan TNI Polri, melakukan patroli mengelilingi Kota Bandar Lampung dari pukul 20.30 WIB hingga 22.30. Patroli tersebut dalam rangka tindakan cipta kondisi demi terciptanya Kamtibmas, jelang tahapan Pilkada yang akan mulai bergulir. 
"Kita melakukan patroli, guna menciptakan rasa aman kepada masyarakat. Patroli ini, juga Polres-Polres dan Kodim diluar Bandar Lampung sudah melakukan Patroli skala besar. Dan saatnya kita jajaran TNI-Polri akan melaksanakan Patroli," ujarnya.
Patroli tersebut akan dilakukan secara berkala, sampai pelaksanaan Pilkada dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman, dari orang-orang yang akan melakukan provokasi, agar bisa dicegah. "Sementara kita lakukan seminggu sekali dan kedepan akan kita lakukan seminggu dua kali. Mulai minggu depan kita juga akan melakukan apel di Mapolda dan Makorem agar tidak menggangu masyarakat," jelas Kapolda.

Komentar