Nasional

BKN Butuh Rp370 Miliar Untuk Rekrutmen CPNS 2018

Ilustrasi CPNS. MI/Ramdani

Jakarta (Lampost.co) -- Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengajukan anggaran ratusan miliar guna proses penjaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Kementerian dan lembaga lain juga menyiapkan anggaran untuk proses rekrutmen.

"Kalau BKN saja ada Rp370 miliar ," kata Ketua BKN Haria Wibisana di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 6 September 2018. 

Menurut Haria, anggaran memang cukup besar lantaran target pemerintah menyediakan 176 lokasi tes CPNS. Jumlah ini meningkat ketimbang tahun sebelumnya yang hanya 34 titik, tepatnya di Ibu Kota Provinsi. "Tahun lalu tidak semahal itu, sekarang ada 176 titik ," tambahnya.

Pemerintah juga tengah melakukan kesiapan dalam hal infrastruktur. Terutama kondisi situs kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil), yang hanya memiliki daya tampung 50 ribu data pendaftar per hari.

"Kita mau pastikan apakah panitia seleksi bisa untuk penerimaan CPNS, karena sehari hanya sampai 50 ribu (data) kalau sampai dua juta gimana ," tambahnya.

Sistem pendaftaran satu pintu melalui Sscn.bkn.go.id juga tengah dalam perbaikan dan peningkatan performa. "Kita sekarang lagi pengujian sistem, kita lakukan kalau pun tidak bisa akan kita perbaiki aplikasi SSC-nya ," tuturnya.

Pembukaan pendaftaran akan dilakukan pada 16 hingga 20 September 2018. CPNS tahun ini dibuka untuk 283.015 formasi, dengan rincian 51.271 formasi untuk instansi pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi 76 Kementerian dan Lembaga. Selain itu, 186.744 formasi untuk instansi pemerintah daerah yang diberikan pada 525 Pemda.

Komentar