Lampung

Benahi Jalur Maut, Lampura Segera Bangun Flyover

Areal yang akan dibangun jembatan Flyover Kebon empat Kotabumi yang sering terjadi, Selasa (25/9/2018). Lampung Post/Fajar Nofitra.

KOTABUMI (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten berencana membangun jembatan flyover di sekitar perempatan lampu merah, antara Jalan Soekarno-Hatta dan Kapten Mustofa, Kelurahan Tajungharapan-Perintis, Kelurahan Tanjungaman, Kotabumi. Ruas tersebut dikenal masyarakat daerah rawan macet dan terjadi kecelakaan.

Berdasarkan pemantauan Lampost.co di lapangan, Selasa (25/9/2018), jalan lintas Sumatera yang akan dibangun jembatan itu kerap terjadi kecelakaan. Dan arus kendaraan padat pada jam-jam tertentu karena termasuk padat lalu-lintas setiap harinya. Meski telah ada lampu merah, masih saja kerap terjadi kecelakaan karena pengendara tidak tahan antrean mengular.



"Kami dari Dinas PUPR memang sedang mengkajinya saat ini bersama dengan Bappeda. Kebetulan jalan itu dilintasi Jalan Lintas Sumatera yang notabennya milik negara.Jangan sampai terjadi timpang-tindih nantinya dalam pelaksanaan," kata Kadis PUPR, Syahbudin.

Menurutnya pembangunan itu dilakukan pada periode kedua kepemimpinan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara disana, direncanakan akan rampung sebelum Tahun 2019-2024. Untuk mengurangi kemacetan dan menekan terjadinya angka kecelakaan tinggi. Akibat arus padat, sehingga mengurangi bebang masyarakat saat melakukan aktivitas di jalan raya.

"Ya itu yang diperintahkan beliau, hanya saja kita tidak mau buru-buru ambil kesimpulan kapan pengerjaan dimulai. Yang pasti diperiode tahun kedua beliau disini akan ada flyover seperti banyak di Bandar Lampung," terangnya.

Hal senada disampaikan oleh Bappeda Lampura. Sampai dengan saat ini pihaknya sedang mengintensivkan koordinasi dengan pihak terkai untuk mengkaji program pemerintah daerah itu. Yakni, apakah jalan itu akan dibangun di Jalan Soekarno-Hatta arah Pasar Central-Tugu Payanmas (nasional, red) atau Kapten Mustofa-Perintis (kabupaten).

"Jadi ada dua itu, jalan milik kabupaten yang kearah Kelapatujuh dari arah Skip atau Kota. Atau akan kita bangun dijalan Soekarno-Hatta yang notabennya milik negara. Jadi instruksi tersebut sedang kita dalami kajian dengan seluruh stakeholder terkait," kata Kepala Bappeda Lampura, Syahridzal Adhar.

 

 

 

Komentar