Lampung

Bayarkan Rp14 M Insentif RT, Pemkot Masih Utang Tiga Bulan

Kepala BPKAD Trisno Andreas (Lampost/Deni)

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Insentif RT se Kota Bandar Lampung yang belum dibayarkan pemkot adalah tujuh bulan sejak Maret--September. Wali Kota Herman HN menjanjikan paling lama pekan depan, empat bulan akan dibayarkan. Sehingga masih tersisa tiga bulan lagi.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandar Lampung Trisno Andreas mengatakan empat bulan insentif RT itu senilai Rp14 M. Namun dia mengaku tidak tahu sejak bulan berapa insentif RT belum dibayarkan. "Saya tidak tahu, coba tanya sama camat camatnya," kata Trisno di pemkot setempat, Rabu (12/9/2018).



Beberapa RT di Bandar Lampung mengaku insentif yang belum dibayarkan sebanyak tujuh buln sejak maret. "Saya baru dua bulan jadi RT tapi setahu saya sejak Maret hingga September ini, jadi tujuh bulan," kata salah satu RT di Kecamatan Kemiling, yang minta tidak disebutkan namanya itu.

RT lainnya di wilayah Sukarame mengungkapkan hal yang sama. Dia memastikan insentif yang belum dibayarkan memang sejak Maret hingga September 2018. "Ya benar, dari Maret. Syukurlah kalau mau dibayar, walau tidak semua," kata RT yang juga tidka mau namanya dipublikasikan. 

 

 

Komentar