Oasis

Bakteri dan Disinfektan di RS

Ilustrasi (Dok/Pixabay.com)

BEBERAPA bakteri ternyata tumbuh makin toleran terhadap disinfektan berbasis alkohol yang ditemukan dalam mencuci tangan dan pembersih di rumah-rumah sakit. Disinfektan tersebut diketahui memungkinkan meningkatnya infeksi. Demikian hasil sebuah penelitian di Australia, Rabu (1/8).

Menggosok dan mencuci tangan dengan disinfektan mengandung etil alkohol umum digunakan di seluruh dunia. Disinfektan ini secara dramatis toleran pada satu jenis bakteri, yaitu Staphylococcus aureus resisten methicillin (MRSA). Namun, para peneliti menemukan jenis bakteri lain yang toleran, yaitu yang hidup di usus, Enterococcus faecium. Bakteri itu diketahui dapat menyebar melalui kateter, ventilator dalam pengaturan perawatan kesehatan.



Enterococcus faecium secara khusus diyakini menyebabkan sepertiga infeksi enterococcal di Australia, 90% di antaranya resistan terhadap antibiotik ampisilin dan 50% di antaranya juga resistan terhadap vankomisin. Menjadi toleran berarti bakteri dapat bertahan hidup terpapar alkohol lebih lama.

Komentar