Kriminal

Acungkan Senpi ke Aparat, 2 Warga Denteteladas Ditangkap

Kedua pelaku saat diamankan petugas Polsek Dentetelas. Lampost.co/Ferdi

MENGGALA (Lampost.co) -- Acungkan senjata api ke arah petugas, dua warga Kecamatan Denteteladas digelandang ke kantor aparat kepolisian setempat.

Kapolsek Denteteladas AKP Suharto mengatakan, dua pelaku yang berhasil ditangkap anggotanya yakni GU (29) warga Dusun Tanjungbintang, Kampung Mahabang, dan NU (36) warga Kampung Sungainibung Kecamatan Denteteladas.



Keduanya diamankan karena memiliki senjata api rakitan dan amunisi secara illegal, Rabu (5/9/2018) di lokasi yang berbeda. Pelaku GU ditangkap didekat rumah warga sekira pukul 17.30 WIB, sementara NU ditangkap di rumahnya sekira pukul 19.00 WIB.

Suharto menjelaskan, sebelum keduanya ditangkap pelaku GU sempat mengacungkan senjata api yang dibawanya kearah anggota yang sedang melaksanakan patroli hunting curas, curas, dan curanmor (C3), di Jalan Poros Kampung Mahabang.

Saat itu lanjutnya, GU yang tengah mengendarai sepeda motor berpapasan dengan mobil yang dikendarai anggotanya, karena jalan sempit membuat pelaku kesal dan tiba-tiba mengeluarkan senpi rakitan miliknya dan diarahkan keatas. 

Melihat kejadian tersebut, anggotanya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Saat hendak ditangkap, pelaku GU kembali mengarahkan senpi rakitannya ke arah anggota dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap," kata dia, Kamis (6/9/2018).

Berdasarkan keterangan pelaku GU, senpi dan amunisi tersebut merupakan milik pelaku NU. Kemudian petugas melakukan pencarian terhadap pelaku NU dan berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Dia mengaku, anggotanya juga berhasil mengamankan senpi rakitan berserta amunisi milik kedua pelaku.

"Barang bukti yang diamankan senpi rakitan jenis revolver bergagang kayu warna hitam silver berikut 5 butir amunisi aktif call 5,56 mm," ujar dia.

 

Komentar