Ekonomi dan Bisnis

99 Persen Penentu Belanja Rumah Tangga adalah Para Ibu

Putri Fitria, Head of Content Tickled Media menjelaskan survey yang menyebutkan 99 persen penentu belanja rumah tangga adalah kaum ibu di Jakarta Rabu (12/9/2018). (Foto:Lampost/Hesma)

JAKARTA (Lampost.co)--Sebanyak 99 persen ibu di Indonesia menjadi penentu belanja rumah tangga. Angka ini meningkat dari hasil survei tahun lalu sebesar 98%. Demikian hasil survei digital yang dilakukan theAsianparent, dan diumumkan di Jakarta, Rabu (12/9/2019).

Platform parenting di Asia Tenggara di bawah naungan Tickled Media ini mengumumkan hasil riset tahunannya “Indonesian Digital Mums (IDM)” 2018 mengenai tren perilaku online lebih dari 1.000 ibu-ibu digital masa kini .
Laporan ini menyebutkan juga terjadi peningkatan penggunaan internet sebanyak 48,7% di kalangan ibu-ibu, dan kebiasaan menonton TV menurun hingga 78,5%.



Ibu-ibu di Indonesia mewakili segmen pasar yang menarik bagi berbagai industri. "Seperti ibu-ibu di negara-negara Asia Tenggara lainnya, ibu di Indonesia semakin aktif mengonsumsi internet dan semakin cerdas secara digital,” ujar Roshni Mahtani, Founder dan CEO Tickled Media.

Kondisi ini, kata Roshni, menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi brand yang ingin menjangkau dan memengaruhi keputusan belanja, baik untuk keperluan pribadi dan keluarga para ibu. Pemasaran ke ibu masa kini harus secara digital dulu.

Putri Fitria, Head of Content Tickled Media mengatakan, saat ini smartphone merupakan gadget paling penting bagi seorang ibu digital.
Mulai dari membaca, berkomunikasi hingga memonitor anak semua bisa dilakukan melalui ponsel mereka.

“Setiap brand tidak dapat mengabaikan kenyataan bahwa dalam kebiasaan digital ini merupakan tren baru yang harus diperhatikan dalam strategi pemasaran," jelas Putri.

Ibu-ibu masa kini bahkan dikenal dengan sebutan Chief Household Officer (CHO), yaitu pembuat keputusan utama untuk pembelian keperluan di rumah mereka. 
Beberapa temuan kunci lainnya adala konsumsi internet yang meningkat secara signifikan. Satu dari dua ibu menyatakan mereka mengonsumsi lebih banyak internet setelah menjadi ibu.

Peningkatan penggunaan internet pun terjadi sebesar 48,7% dan secara bersamaan menurunkan frekuensi menonton TV hingga 78,5%. Mengunjungi situs parenting (24%) dan media sosial (20%) mendominasi seluruh kegiatan online para ibu modern.
Temuan lain, sebanyak 52% ibu-ibu aktif berselancar di internet setelah jam 7 malam, sisanya 36% pada pukul 12 siang – 7 malam dan 12% sebelum jam 12 malam.

Instagram menjadi platform media sosial yang paling banyak digunakan. Sebanyak 98,5% ibu digital Indonesia memiliki setidaknya 1 akun Instagram. Sebesar 34% dari ibu juga menghabiskan lebih banyak waktu di Instagram untuk setidaknya 1-3 jam per hari, sementara kurang dari 1 jam sehari untuk Facebook. YouTube berada pada urutan ketiga.

Bagi mereka, visual berdampak lebih besar daripada kata-kata. "Perusahaan perlu memperhatikan fakta 90% dari ibu saat ini menyebutkan menyukai atau mengikuti setidaknya satu merek di media sosial dengan alasan diskon atau kupon sebesar 43% dan untuk selalu update mengenai produk dan penawaran terbaru sebanyak 41%.

Temuan lain, smartphone sebagai pilihan utama menjelajahi internet. Android (87%) masih menjadi sistem operasi pilihan utama.
 

Komentar