Internasional

11 WNI Terjerat Perdagangan Manusia di Tiongkok

Ilustrasi oleh Medcom

JAKARTA (Lampost.co)--Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun menyebutkan bahwa ada sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjerat perdagangan orang di Tiongkok.
 "KBRI Beijing dan KJRI Shanghai telah berkoordinasi dengan polisi setempat. Tiga sudah diamankan di kantor polisi dan delapan lainnya kami sudah tahu lokasinya," kata Dubes Djauhari kepada Medcom.id, Senin (30/7/2018).
"Namun, yang kami terima laporan dari Mabes Polri itu 11 orang, bukan 16 orang," ujarnya.
Beredar kabar awal bahwa ada 16 WNI berjenis kelamin perempuan diterbangkan ke Tiongkok dengan alasan tak jelas. Awalnya, mereka diiming-imingi untuk bekerja sebagai SPG di Jakarta.
Orangtua salah satu korban yang berasal dari Jawa Barat pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Mabes Polri dan juga melapor ke Kementerian Luar Negeri RI.
Ia mengaku sangat kaget ketika mendapat telepon dari anaknya bahwa ia saat ini berada si Tiongkok dan akan dinikahkan secara kontrak. Padahal usianya masih sangat belia, yakni 16 tahun.
Menurut dia, pihak kepolisian di Jakarta juga sudah menindaklanjuti kasus ini. Namun, ia ingin putrinya segera kembali ke Indonesia dengan cara meminta bantuan ke Kemenlu RI.

Komentar